PENDAMPINGAN ZONA INTEGRITAS DI PENGADILAN AGAMA JAYAPURA OLEH PENGADILAN TINGGI AGAMA JAYAPURA
PENDAMPINGAN ZONA INTEGRITAS DI PENGADILAN AGAMA JAYAPURA
OLEH PENGADILAN TINGGI AGAMA JAYAPURA

Jumat, 10 November 2023. Bertempat di Ruang Sidang Cakra, Pengadilan Agama Jayapura kedatangan rombongan dari Pengadilan Tinggi Agama Jayapura. Kedatangan rombongan dari Pengadilan Tinggi Agama Jayapura tersebut dalam rangaka memberikan pendampingan terkait keberjalanan pelaksanaan Zona Integritas di Pengadilan Agama Jayapura.
Bertindak sebagai pimpinan rombongan, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jayapara, Dr. H. Yusuf Buchori, S.H., M.S.I. dalam sambutannya mengatakan, bahwa program pendampingan Zona Integritas kepada seluruh satuan kerja di bawah naungan Pengadilan Tinggi Agama Jayapura merupakan kegiatan yang sudah direncanakan sejak awal tahun ini. Beliau mengatakan bahwa sudah seharusnya seluruh satuan kerja yang berada di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Jayapura satu suara dan bahu membahu untuk serius dalam meraih zona integritas.

Pada kegiatan kali ini, Panitera Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Muhammad Yasir Nasution, M.A., bertindak sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan beberapa hal dasar yang harus dicapai oleh suatu satuan kerja sebelum bisa diusulkan untuk meraih Zona Integritas, yaitu nilai IKM dan IPKP yang memenuhi syarat, serta akuntabilitas instansi dalam hal ini nilai SAKIP tidak boleh lebih rendah dari B.

Setelah semua syarat awal tersebut terpenuhi, satuan kerja bisa melangkah lebih jauh kepada persyaratan selanjutnya yaitu terkait inovasi. Inovasi satuan kerja harus berupa sesuatu yang memang sangat bermanfaat, baik itu bagi aparatur internal satuan kerja maupun untuk masyarakat. Setelah target inovasi berhasil dicapai, maka seluruh unit harus bekerjasama untuk memberikan waktu dan tenaganya dalam pemenuhan LKE Zona Integritas.

Sebagai penutup acara, beliau menyampaikan kembali kalimat dari Wakil Ketua Pengadilan Agama Jayapura, bahwa seluruh unit di Pengadilan Agama Jayapura harus mampu bersinergi karena semua unit tidak ada yang lebih penting atau tidak penting dalam pembangunan Zona integritas.





