SEORANG ANAK MENJADI PEREKAT PASUTRI DALAM MENGARUNGI BAHTERA RUMAHTANGGA

Written by F.H. Pa.Jpr on .

Written by F.H. Pa.Jpr on . Hits: 909

SEORANG ANAK MENJADI PEREKAT PASUTRI

DALAM MENGARUNGI BAHTERA RUMAHTANGGA

Jayapura.go.id. Majelis Hakim Pengadilan Agama Jayapura kembali berhasil mendamaikan rumahtangga yang telah berada diambang perpecahan. Di ruang sidang Candra, pasangan suami istri (Pasutri), Penggugat berinisial R dan Tergugat MG dengan membawa serta 3 orang anak buah kasihnya hadir ke persidangan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Farida Hanim, Anggota Hj. Warni dan Nur Muhammad Huri.

Hari Senin, 9 Agustus 2021 merupakan jadwal sidang pertama bagi pasutri tersebut, dengan melihat kondisi demikian dan beberapa ungkapan yang disampaikan Penggugat dan Tergugat dalam persidangan, Majelis Hakim berkeyakinan masih ada peluang sangat besar untuk dapat mendamaikan pasutri ini, karena pada dasarnya ada miss komunikasi dan kesalahfahaman diantara keduanya sehingga Penggugat mengajukan perkara ke Pengadilan Agama Jayapura.

Dalam nasihatnya Majelis Hakim menyampaikan “Anak adalah amanah Allah SWT yang paling berharga yang patut disyukuri dan wajib diasuh dan dididik yang pada akhirnya di pertanggungjawabkan dihadapan-Nya”. Bagaimana cara mensyukurinya yakni dengan cara menjaga pertumbuhan dan perkembangannya dengan penuh kasih sayang dan kesabaran.

 Sepanjang pernikahan yang tidak mengenal batas, selama itu pula akan ada ujian datang, adakalanya ujian datang sebagai peningkatan kualitas dan ujian juga harus dipandang sebagai rahmat dari Allah SWT.Karena tidak ada manusia yang terlepas dari dosa , maka Allah menetapkan salah satu cara pembersih dosa manusia dengan ujian-ujian yang diberikannya.

Setelah mendapatkan nasihat dan pencerahan dari Majelis Hakim, Tergugat yang mempunyai itikad baik berjanji di depan persidangan akan introspeksi dan akan kembali menjalin biduk rumahtangga bersama Penggugat dan Penggugat menyambut itikad baik tersebut dengan mencabut perkaranya serta berjanji akan menjadi istri solihah dan berusaha bersama-sama Tergugat mendidik anak-anak menjadi anak yang solihah serta mewujudkan keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah. Amin.